Hujan adalah janji setia langit kepada bumi. Tak perlu ditunggu, ia pasti datang. Kita terjebak pada hujan yang sama, tetapi tak bisa saling bicara. Membuatku terus menunggumu memutar badan dan melempar senyum kepadaku. Aneka rasa tumpah dari langit. Cemas dan rindu tak bisa kucegah. Rasa yang begitu besar, mengalahkan rasa lainnya. Jarak kita tak jauh. Namun, tak bisa bertatapan, apalagi berbi…
Di Kampus UDEL, terjebaklah tujuh mahasiswa yang hidup segan kuliah tak mau. Mereka terpaksa kuliah di kampus yang Google saja tak dapat mendeteksi. Cobalah sekarang Anda googling "Kampus UDEL," takkan bertemu! Alasan mereka masuk UDEL macam-macam. Ada yang otaknya tak mampu masuk negeri, ada yang uang orangtuanya tak cukup masuk swasta unggul, ada pula yang karena... biar kuliah aja. Hari pert…
Alumni kampus UDEL kini telah lulus. Masuk ke dunia nyata yang penuh tikus. Ada yang bertahan, ada yang sebentar lagi mampus. Kerja di Bank EEK? Ada. Kerjanya pindah terus? Ada. Bimbang ikut keinginan orang tua atau ikut kata hati? Ada. Apa lagi pengangguran banyak acara, pasti ada. Namun, diam-diam ada juga yang kariernya lancar, gajinya mekar, dan jodohnya gempar menggelegar. Mendapat intimid…
Buku ini menceritakan tentang suka duka kehidupan para lulusan sarjana dalam menggapai impiannya di masa depan. Arko, Ogi, Juwisa, Gala, Sania, dan Randi merupakan enam sekawan, saat mereka masih menjadi mahasiswa di sebuah kampus di ibu kota. Sedangkan Puti adalah adik Arko, yang masih mengenyam pendidikan di Fakultas Kedokteran.
"FAKIR MISKIN DIPELIHARA OLEH NEGARA."Fakir miskin dipelihara oleh negara. Lalu siapa yang memelihara fakir asmara? Patah hati? Hal biasa. Jadi “badut” yang menghibur saja? Apa boleh dikata. Ditinggal saat lagi sayang-sayangnya? Sudah level dewa. Berbeda dengan seri Kami (Bukan) lainnya yang selalu bertokoh utamakan para mahasiswa dan alumni Kampus UDEL, di buku ini sang dosen mereka …